Chrisye Dikuburkan di Tengah Rintik Hujan

Hujan mengguyur Jakarta, termasuk Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Namun saat jenasah Chrisye tiba di pemakaman umum tersebut, Jum`at siang (30/3), hujan berubah rintik-rintik. Jenasah maestro musik itu diturunkan ke liang lahat, pukul 13.10 WIB, diteduhi tenda biru, yang disiram rintik hujan.

Ratusan pengantar jenasah menyesaki saat-saat penguburan yang berjalan khidmat, yang disiarkan secara langsung oleh sebuah stasiun televisi itu.

Istri Chrisye, GF Damayanti Noor, sempat meminta para pewarta foto dan kamerawan infotainment –yang jumlahnya tak kurang dari 30– agar memberi ruang gerak bagi keluarga. “Tolong dong kasih ruangan buat kami,” pintanya berkali-kali.

Di lokasi pemakaman, Gatra.com mencatat, sejumlah selebritas turut mengantar musisi senior itu ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Antara lain, Deddy Dhukun, Ita Mustafa, Sys NS, Achmad Albar, Oddie Agam, Ferry Mursyidan Baldan, Denny Malik, Titiek Puspa, Bu Acin dari Musica, serta Sophia Latjuba dan Michael Villareal.

Bahkan Sophia sempat meminta pada pihak keluarga Chrisye, agar dirinya diizinkan melihat wajah Chrisye untuk terakhir kalinya, sebelum dikuburkan.

Jenasah dibopong oleh beberapa orang, termasuk Sys NS dan Ferry Mursyidan Baldan, dan diterima oleh tiga orang, salah seorang di antaranya, putra Chrisye, Rainda Prashatya.

Selesai kubur diurug tanah, di salah satu sisinya ditancapkan papan nisan bertuliskan, “H. Chrismansyah Rahadi. Lahir 16 September 1949. Wafat 30 Maret 2007”. [EL]

Sumber : http://arsip.gatra.com/2007-04-10/artikel.php?id=103442

Berita Terbaru